Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Pengabdi Setan, Awal Kebangkitan Film Horror Indonesia

Tulisan ini gue tulis tepat setelah nonton film horror indonesia yang lagi menjadi perbincangan banyak orang. Yap! Pengabdi Setan! It's a must untuk nonton film ini!! Film yang disutradarai dan naskahnya ditulis langsung oleh Joko Anwar sukses bikin gue menutup mata dan kuping gue sepanjang film. Film yang di remake ini dibuat sedikit berbeda dengan film Pengabdi Setan tahun 1980! Kamu nggak harus nonon film jadulnya untuk mau nonton film remake nya ini, karna ini bukan kelanjutannya. Joko Anwar dengan apik mengubah beberapa plot yang seharusnya keluarga ini kaya tapi di film yang baru ini menjadi miskin. Film ini dibintangi oleh Ayu Laksmi (ibu) yang dulunya adalah seorang penyanyi, namun 3 tahun terakhir terkena penyakit misterius yang pada akhirnya merenggut nyawanya. Bront Palarae yang sukses menyita perhatian gue karena kegantengannya sebagai bapak dari 4 orang anak. Tara Basro berperan sebagai rini yang sukses membuat kita juga ketakutan pada saat scene ia lagi shol...

Dirgahayu Indonesiaku

Indonesia Negeriku tercinta Dari sabang sampai merauke Dari miangas hingga pulau rote Indonesia Negeriku tercinta 72 tahun silam Sang proklamator dengan gagah Namun dalan kesederhanaan Memproklamirkan kemerdekaan bangsa ini Indonesia Negeriku tercinta Tidak hanya punya satu agama Tidak hanya punya suatu suku Tidak hanya punya satu golongan Tdk hanya punya satu elit politik saja Indonesia milik masyarakat bersama Indonesia Negeriku tercinta Berbagai macam suku budaya adat istiadat terpampang nyata Terpampang nyata di istana presiden Jokowi, JK, Susi Pudjiastuti hingga Tito Karnavian Mengenakan baju adat dari berbagai daerah Sebagai simbol Simbol betapa beragamnya budaya negeri ini Indonesia jaya Indonesia merdeka Indonesia milik bersama Dirgahayu Indonesiaku ke-72!!

Dia yang berasal dari Nanggroe Aceh

Nanggroe Aceh, Provinsi yang letaknya di ujung barat Indonesia Kaki ini pun tak pernah menginjak tanah disana. Lelaki itu, Berasal dari Nanggroe Aceh Hobinya menyeruput secangkir kopi. Lelaki itu, Dengan senyum khasnya Selalu menampakkan lesung pipinya. Lelaki itu, Yang kukenal secepat kilat Bukan di Aceh, melainkan di Jakarta Sukses membuatku tidak bisa melupakan hari itu Saat bertemu dengannya. Hati manusia terlalu mudah untuk dibolak-balikan Dengan seizin Allah Kuselipkan selalu namamu di dalam doaku Agar kelak kita dapat bertemu kembali Entah itu sebagai teman, sahabat, atau apapun itu Di waktu yang tepat. Denpasar, 26 Mei 2017 *ps. Tulisan ini tepat ditulis sehari sebelum puasa ramadhan Mohon maaf lahir dan batin :)